Arsip Kategori: Puisi

Ayat Sajadah Cinta

puisi, risman Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi | 1 Komentar

Bintang

Bintang…. Apa kau bahagia di langit sana? Kau selalu tampak bersinar meski cahaya rembulan sedang redup Terkadang melihat indah gugusanmu, mampu menghapus pedihku Melihat kedipanmu, membuatku tersenyum ayu Langit kau jadikan rumahmu Awan putih kau jadikan selimutmu Sinar rembulan menambah … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi | Tag , | Tinggalkan komentar

Hikayat Senja

Menyebut namamu bagai menari dengan kekasih Memanggil namamu bagai mendayung disamudera cinta Maka izinkan aku memelukmu dalam imaji Karena menyentuhmu adalah dambaan semua kekasih Kulirik senja di ujung langit yang bertemu laut Kulirik buih ombak yang menyentuh mata kaki Dan, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi | Tag | 1 Komentar

Kepedihan Putra Palestina

Pedih? iya Sakit? Sangat Lalu untuk apa? Tak cukupkah dengan apa yang telah kalian punya? Menumpahkan darah dan ribuan sumpah serapah tercecer bak sampah yang tak bisa didaur ulang Lihatlah kepolosan mereka Lihatlah air matanya Lihatlah darahnya Ketika dia mencari … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi | Tag , | 1 Komentar

Puisi Pagi

Embun mendesah basah Menitik sepi dalam kolam hati Udara pagi menyapa mentari penuh keikhlasan hati Secarik puisi mengantarkan pagi bersama melodi padi Mengalir dalam tenang Membawa arus kemenangan hati yang tak terperi Ikan-ikan berlari merengguh mimpi Mendapatkan asa dalam lmunan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi | Tag , , | 1 Komentar

Mendayung Pagi

Mari, ambil kayuh dan mendayung pagi jelajahi samudera hari dan biarkan bulir keringat membasahi Mari, lepaskan senyum di pipi sambut mentari yang tiada berhenti berbagi cahaya warna warni Mari lepaskan ikatan di hati buang emosi karena mendung dan gemuruh yang … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi | Tag , | Tinggalkan komentar

Ada Saatnya (Membaca Gerak Tarian Malam)

Ada saatnya aku pergi dan tak harus memberi kabar karena kereta pagi tak pernah bergeser waktu keberangkatannya menuju matahari Ada saatnya aku datang dan tak perlu mengetuk pintu karena kantuk menderaku disepanjang perjalanan Ada saatnya aku diam dan menyentuh sepi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi | Tag , | Tinggalkan komentar