angin melambai rindumu untuk ku

file:///SDCard/BlackBerry/videos/VID%2000016-20100803-1121.3GP

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Mantra Untuk Kekasih

Menyentuhmu hatiku
tersengat serum cinta

Disentuhmu harum
semerbak menghiasi hariku

Maka biarkan dirimu dalam pelukan kasihku
agar segenap senyumnya berhias bunga cinta

Maka biarkan diriku dalam kasih sayangmu
agar tiada lagi resah dan sakit melanda

Ulurkan tanganmu duhai bunga cintaku
dan biarkan daku memeluk dengan keindahan kasih

Berpeganglah pada kepak sayapku
agar kita bisa tiba di istana asmara

Dipublikasi di Rizza | Tag , | Meninggalkan komentar

Ayat Sajadah Cinta

menggoda mendung agar bisa menembus lekuk senja
sambil berharap bisa melihat indahnya matahari dibalik pelukan malam

pagi mengapit mendung. Akankah angin mengubahnya menjadi hujan?
Hati mengapit rindu. Akankah sapaanmu mengubahnya menjadi cinta?

matahari boleh pergi dari pandangan
tapi kau duhai cahaya tetap abadi dalam pandangan

aku ingin memastikan selalu kalau setiap detak hatiku
penuh dengan sebutan namamu

merinduimu duhai kekasih
adalah lagu hati terindah yang terus ku nyalakan

kemana harus mencari
jika jejak telah terhapus oleh badai semalam

dimataku ada kamu

Dipublikasi di Puisi | 1 Komentar

Surat Cinta di Dinding Langit

Adakah kau mengeja namaku pagi ini, satu huruf saja? Ku pastikan mengeja namamu seutuhnya.

‎Adakah kau merindui diriku, sedetik saja? Ku pastikan merinduimu disepanjang ingatan.

‎Adakah kau menyayangiku sehari saja? Ku pastikan sayangku padamu sepanjang hayatku.

‎Adakah kau mencintaiku semalam saja? Jika pun tidak, biarkan aku yang mencintaimu, dengan cinta yang terindah

‎Adakah kau sedang membaca surat pagi cinta ini di dinding langit? Ku pastikan menulis hanya untuk hati yang penuh cinta

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , | Meninggalkan komentar

Bintang

Bintang….
Apa kau bahagia di langit sana?
Kau selalu tampak bersinar meski cahaya rembulan sedang redup
Terkadang melihat indah gugusanmu, mampu menghapus pedihku
Melihat kedipanmu, membuatku tersenyum ayu

Langit kau jadikan rumahmu
Awan putih kau jadikan selimutmu
Sinar rembulan menambah indahmu
Angin malam membuatmu berkedip lucu

Bintang…
Apa kau pernah berduka?
Jika iya, apa gerangan yang mampu membuatmu lara?

Apa sekumpulan awan hitam yang menutupi sinarmu?
Apa gemuruh angin kencang yang mengganggumu?
Apa kilatan dan suara petir yang membuatmu kelu?
Apa hujan badai yang mengoyak ceriamu?

Bintang,.
Jika itu yang membuatmu lara, kau perlu tahu sesuatu

Jika awan hitam datang menutupi sinarmu,
Itu semata karena ia ingin memanjakanmu, dengan caranya
Jika gemuruh angin kencang menghampirimu,
Itu semata karena ia ingin bermain bersamamu, mempercepat kedipmu
Kilatan petir itu hanyalah lampu blitz yang ingin mengabadikan senyummu
Dan suara petir itu adalah musik yang diciptakan Tuhan untuk mengiringimu menari bersama angin malam,
Jika badai datang tanpa sepegetahuanmu,
Itu adalah caranya menguatkanmu
Menguatkan keceriaanmu jika suatu saat kesedihan menghampirimu

Jadi bintang,.
Tak ada yang mampu membuatmu lara dan berduka
Mereka hanya ingin menguatkanmu dengan caranya
Mereka ingin menambah indahmu dengan caranya
Mereka ingin melindungimu dengan caranya

Bintang…
Jangan pernah bersedih
Karena hanya dengan melihat indahmu mampu menghapus lara orang yang menyapamu
Karena hanya dengan melihat senyummu, mampu membuat orang tersenyum lucu
Karena hanya dengan melihat kedipanmu, orang mampu melupakan pedihnya.

Bintang…
Teruslah menjadi kejora bagi mereka yang menikmati indahmu

By: Izzah

Dipublikasi di Puisi | Tag , | Meninggalkan komentar

Kipas Cinta – Angin Rindu

Tidur tidurlah cinta
Biarkan aku hadir dipejam matamu

Tidur tidurlah kasih
Eratkan hadirku di bilik hatimu

Tidur tidurlah matahati
Dan biarkan daku menghalau gerah dengan kipas cinta agar angin rindu membuai lelapmu dan izinkan aku berbisik “aku cinta kamu.”

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , | Meninggalkan komentar

Aku Datang Duhai Penunggu Malam

Aku datang duhai penunggu malam
Mari menepi di sayapku yang lapang
Terbanglah gapai bintang sambil menepis segala yang terhalang

Aku kini di depan mu duhai penunggu malam
Maka jadikan aku selimut hatimu dan pejamkan mata agar tak ada matahari mengintip malu hatimu

Aku kini ada di hatimu duhai penunggu malam
Maka jangan biarkan aku menghilang sampai tiba siang menyapa ulang duhai kekasih sayang

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar