Ada Saatnya (Membaca Gerak Tarian Malam)

Ada saatnya aku pergi dan tak harus memberi kabar karena kereta pagi tak pernah bergeser waktu keberangkatannya menuju matahari

Ada saatnya aku datang dan tak perlu mengetuk pintu karena kantuk menderaku disepanjang perjalanan

Ada saatnya aku diam dan menyentuh sepi karena tarian riuh kata tak memberiku ruang untuk sekedar bernyanyi

Ada saatnya aku kembali dan tak perlu mengabari karena sebuah harapan terlalu murah untuk ditawar dipasar gelap siang hari

Adakalanya kita berhenti berkata-kata dan biarkan suara hati menggayut kembali jemari tangan karena luka telah sembuh oleh cinta yang terpancar dari mata dan seutas senyum ketulusan

Tentang katadanpuisi

Kumpulan coretan dengan tinta cinta menghasilkan puisi dan prosa. Baik karya sendiri atau pun kolaborasi.
Pos ini dipublikasikan di Puisi dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s