Hikayat Senja

Menyebut namamu bagai menari dengan kekasih
Memanggil namamu bagai mendayung disamudera cinta

Maka izinkan aku memelukmu dalam imaji
Karena menyentuhmu adalah dambaan semua kekasih

Kulirik senja di ujung langit yang bertemu laut
Kulirik buih ombak yang menyentuh mata kaki

Dan, dimata hatiku kau begitu dekat duhai sang nama yang kueja dengan cinta

Pos ini dipublikasikan di Puisi dan tag . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Hikayat Senja

  1. kawanlama95 berkata:

    Mohon maaf saat ini hanya meyampaikan undangan-pernikahan-sang-sahaja-dengan-pagi-bening bila memang memungkinkan , salam sehat selalu , semoga diberkahi, amien

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s