Kepedihan Putra Palestina

Pedih?
iya
Sakit?
Sangat

Lalu untuk apa?
Tak cukupkah dengan apa yang telah kalian punya?
Menumpahkan darah dan ribuan sumpah serapah
tercecer bak sampah yang tak bisa didaur ulang

Lihatlah kepolosan mereka
Lihatlah air matanya
Lihatlah darahnya

Ketika dia mencari Ibu untuk mengadukan sakitnya
“Ibuu….” panggilnya dengan suara tak bermelodi
Ibunya tak ada, mati tak bernafas bergeletak bersimpah darah
Dia pun mencari ayah
“Ayah….” kali ini suaranya pun tak keluar
Ayahnya tak ada, bermaksud menopang senjata demi negaranya
Kini dia sebatang kara, tanpa mengetahui arti hidup di dunia

Dia tak ingin punya mainan banyak
Dia tak ingin makan kue bertabur keju
Dia hanya ingin, tak ada lagi pertumpahan darah
Di Negara, dimana ia dilahirkan sebagai keturunan Adam
Sama seperti mereka

Sumber Gambar

Tentang katadanpuisi

Kumpulan coretan dengan tinta cinta menghasilkan puisi dan prosa. Baik karya sendiri atau pun kolaborasi.
Pos ini dipublikasikan di Puisi dan tag , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Kepedihan Putra Palestina

  1. ummufajrul07 berkata:

    Ya bunayya,,,hati ini lara krn dukamu,,,ingin kurengkuh tubuh mungilmu, kumasukan dia dlm dekapan kasih sayang bunda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s