Ayat Sajadah Cinta

menggoda mendung agar bisa menembus lekuk senja
sambil berharap bisa melihat indahnya matahari dibalik pelukan malam

pagi mengapit mendung. Akankah angin mengubahnya menjadi hujan?
Hati mengapit rindu. Akankah sapaanmu mengubahnya menjadi cinta?

matahari boleh pergi dari pandangan
tapi kau duhai cahaya tetap abadi dalam pandangan

aku ingin memastikan selalu kalau setiap detak hatiku
penuh dengan sebutan namamu

merinduimu duhai kekasih
adalah lagu hati terindah yang terus ku nyalakan

kemana harus mencari
jika jejak telah terhapus oleh badai semalam

dimataku ada kamu

Pos ini dipublikasikan di Puisi. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Ayat Sajadah Cinta

  1. rizalihadi berkata:

    Bukankah kau masih punya peta
    di mana cahaya abadi tersimpan?
    salam kenal..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s