Arsip Penulis: katadanpuisi

Tentang katadanpuisi

Kumpulan coretan dengan tinta cinta menghasilkan puisi dan prosa. Baik karya sendiri atau pun kolaborasi.

angin melambai rindumu untuk ku

file:///SDCard/BlackBerry/videos/VID%2000016-20100803-1121.3GP Iklan

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Mantra Untuk Kekasih

Menyentuhmu hatiku tersengat serum cinta Disentuhmu harum semerbak menghiasi hariku Maka biarkan dirimu dalam pelukan kasihku agar segenap senyumnya berhias bunga cinta Maka biarkan diriku dalam kasih sayangmu agar tiada lagi resah dan sakit melanda Ulurkan tanganmu duhai bunga cintaku … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Rizza | Tag , | Meninggalkan komentar

Surat Cinta di Dinding Langit

Adakah kau mengeja namaku pagi ini, satu huruf saja? Ku pastikan mengeja namamu seutuhnya. ‎Adakah kau merindui diriku, sedetik saja? Ku pastikan merinduimu disepanjang ingatan. ‎Adakah kau menyayangiku sehari saja? Ku pastikan sayangku padamu sepanjang hayatku. ‎Adakah kau mencintaiku semalam … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , | Meninggalkan komentar

Bintang

Bintang…. Apa kau bahagia di langit sana? Kau selalu tampak bersinar meski cahaya rembulan sedang redup Terkadang melihat indah gugusanmu, mampu menghapus pedihku Melihat kedipanmu, membuatku tersenyum ayu Langit kau jadikan rumahmu Awan putih kau jadikan selimutmu Sinar rembulan menambah … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi | Tag , | Meninggalkan komentar

Kipas Cinta – Angin Rindu

Tidur tidurlah cinta Biarkan aku hadir dipejam matamu Tidur tidurlah kasih Eratkan hadirku di bilik hatimu Tidur tidurlah matahati Dan biarkan daku menghalau gerah dengan kipas cinta agar angin rindu membuai lelapmu dan izinkan aku berbisik “aku cinta kamu.”

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , | Meninggalkan komentar

Aku Datang Duhai Penunggu Malam

Aku datang duhai penunggu malam Mari menepi di sayapku yang lapang Terbanglah gapai bintang sambil menepis segala yang terhalang Aku kini di depan mu duhai penunggu malam Maka jadikan aku selimut hatimu dan pejamkan mata agar tak ada matahari mengintip … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Kepedihan Putra Palestina

Pedih? iya Sakit? Sangat Lalu untuk apa? Tak cukupkah dengan apa yang telah kalian punya? Menumpahkan darah dan ribuan sumpah serapah tercecer bak sampah yang tak bisa didaur ulang Lihatlah kepolosan mereka Lihatlah air matanya Lihatlah darahnya Ketika dia mencari … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi | Tag , | 1 Komentar